Senin, 27 Februari 2012

Mancing Cumi Dengan Teknik Casting

Untuk mancing cumi dengan memakai teknik casting, maka hal yang perlu disiapkan sebelumnya adalah umpannya yakni Capela. Siapkan terlebih dahulu capela yang berukuran 2.0 – 3.5. Ukuran kecil adalah untuk cumi kecil dan size besar juga untuk cumi yang besar. Tetapi perbanyak ukuran pertengahannya yakni 2.5 sebab ini ukuran rata-rata yang bisa ngangkut cumi besar dan kecil.
Bila anda mancing cumi menggunakan capela yang kecil sekalipun, ada kemungkinan mendapatkan cumi yang besar. Tetapi hal ini kadang jarang terjadi, terutama disebabkan sering lepasnya cumi besar tersebut. Biasanya sih, hanya persoalan kurang sabar saja.
Mancing cumi memang dibutuhkan kesabaran yang tinggi. Sebab bila anda menariknya keras dan kasar, maka bisa lepas akibat tentakelnya sang cumi terputus. Jadi tariklah pelan tapi mantap.
Ada juga tambahan sedikit mengenai umpan capela ini, yaitu masalah berat dan warna. Akan lebih bagus bila capela yang mengandung GID atau fosfor. Sebab sangat baik bila mancing cumi dilakukan di malam hari. Tak lupa carilah yang tipe untuk laut dalam, alias berat.
Teknik Casting Untuk Mancing Cumi
Lempar jauh capela pada spot yang dituju. Tunggulah beberapa detik sampai perkiraan mencapai kedalaman dasar lalu tariklah pelan-pelan. Sesekali genjotlah perlahan dan jarang-jarang untuk mencari perhatian.
Anda bisa juga melakukannya dengan cara seperti main yoyo, apalagi bila berada di daerah karang. Bila dalam 30 menit tidak ada tarikan, maka carilah lokasi lainnya.
Syarat sukses untuk mancing cumi teknik casting ini adalah perlu perhatian pada kedalaman 4-10 meter di daerah karang, arusnya tidak terlalu kencang, berkarang, kondisi air jernih. Bila telah mendapatkan spot yang bagus, segera turunkan jangkar dan dapatkan puluhan strike.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar